BPBD Soppeng Catat kerugian Akibat Banjir Mencapai Rp 39 Miliar

banjir soppeng
Sepekan pasca banjir di Kabupaten Soppeng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng merilis data kerusakan yang melanda tiga Kecamatan / Foto : Haeril

Terkini.id, Soppeng – Sepekan pasca banjir  di Kabupaten Soppeng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng merilis data kerusakan yang melanda tiga kecamatan.

Daerah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Marioriawa, Donri-donri, dan Ganra. Dengan ketinggian air kurang lebih satu meter. Dalam kejadian ini satu rumah hayut terbawa arus.

Data BPBD Soppeng, jumlah penduduk yang terdampak banjir pada 12 Januari lalu di Kecamatan Marioriawa sebanyak 935 kepala keluarga.

Scroll ke Bawah untuk melanjutkan

Sedangkan di Kecamatan Donri-donri sebanyak 1.232 kepala keluarga dan Kecamatan Ganra 477 kepala keluarga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Soppeng Rokhyanti mengatakan, jumlah keseluruhan mencapai 2.644 kepala keluarga. Terkena dampak banjir di tiga kecamatan.

Dia menambahkan, untuk kerusakan di Bidang SDA dan OP Irigasi sebanyak Rp 24.553.709.000, dan kerugian di bidang bina marga sebanyak Rp 14.470.000.000 dan di Bidang Perumahan dan Pemukiman sebanyak Rp 100.000.000 serta di Bidang Peternakan sebanyak Rp 139.000.000.

Untuk pertanian pertanaman padi musim tanam Oktober 2019 – Maret 2020 yang terendam atau tergenang 301,3 Ha. Maka dari itu dibutuhkan benih padi 7.532,50 Kg untuk mengganti pertanaman yang mengalami kerusakan.

“Karena dikhawatirkan menyebabkan produktifitas pertanian di daerah terdampak menurun,”.

Akibat banjir, kerugian ditaksir sebanyak Rp 39.262.709.000.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Oknum Warga Desa di Soppeng Diduga Kerap Tebang Hutan Secara Ilegal

Bupati Soppeng Hadiri Rakor Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Tengah Pilkada

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar