Oknum Warga Desa di Soppeng Diduga Kerap Tebang Hutan Secara Ilegal

Oknum Warga Desa di Soppeng Diduga Kerap Tebang Hutan Secara Ilegal

Terkini.id, Soppeng – Aksi penebangan hutan (illegal logging) kembali terjadi desa sering kecamatan donri-donri, Kabupaten Soppeng. Ratusan olah papan kayu ditemukan berada di kawasan hutan lindung.

Informasi yang dihimpun, penebangan hutan diduga dilakukan oknum masyarakat yang beralamat di Lattie Dusun Jilengnge, Desa Sering dengan menebang pohon urapai 3 batang, cenrana 1 batang, ulung satu batang.

Pohon yang ditebang secara ilegal, diketahui akan dijadikan papan dan dijual ke masyarakat.

Menarik untuk Anda:

Adapun lokasi penebangan tersebut berada di daerah di Kasipang sebelah selatan Bulu Alakkang, dekat Sungai Carikki yang merupakan kawasan hutan lindung.

Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wallanae Muhammad Juna membenarkan adanya dua warga desa diduga sering melakukan penebangan liar.

“Iya ada memang tadi dipanggil untuk diambil keterangan, nanti kita liat prosesnya. Jika ada sedikit melenceng mungkin kita akan kasih pembinaan ini yang saya arahkan ke anggotaku,” ujar Juna, Jumat, 18 September 2020.

Sementara Sartono, Sekertaris LSM Pelita Keadilan, mengatakan bahwa penebangan liar di daerah hutan lindung harus ditindak tegas, agar masyarakat mendapatkan efek jera.

“Ini harus ditindak apalagi sudah merusak hutan,” tegasnya.

Lanjut Sartono, pihaknya telag meminta KPH Walanne tidak melakukan pembinaan bagi oknum masyarakat yang melakukan penebangan hutan.

“Jika terus menerus melakukan pembinaan dan tidak ditindak, maka kami akan meminta polisi untuk pemeriksaan. Seharusnya sebelum melakukan pembabatan dilaksanakan pembinaan jangan kalau sudah merusak baru dibina,” tegasnya.

Rekomendasi

Mungkin Anda Suka

Hadiri Rapat Kerja IJTIHAD, Ini Harapan Bupati Soppeng

Berpotensi Terjadi Pelanggaran, Bawaslu Soppeng Minta KPU Tidak Gunakan Sarana Pemerintah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar