Kemenpar memperluas promosi pariwisata ke pasar Asia sebagai respons krisis global, dengan fokus pada kolaborasi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, perubahan kondisi geopolitik dunia mulai berdampak pada sektor penerbangan, termasuk penyesuaian rute jarak jauh serta meningkatnya biaya perjalanan akibat kenaikan harga bahan bakar.