BNI Dukung 26 Atlet Muda Indonesia Berlaga di Badminton Asia Junior Championships 2026

BNI Dukung 26 Atlet Muda Indonesia Berlaga di Badminton Asia Junior Championships 2026

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet muda nasional dengan mengawal keberangkatan 26 atlet bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga pada Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang.

Kejuaraan yang mempertemukan atlet-atlet terbaik Asia di kelompok usia di bawah 19 tahun tersebut berlangsung pada 26–30 Juni 2026 untuk nomor beregu dan 1–5 Juli 2026 untuk nomor perorangan.

Keikutsertaan para atlet berusia 17 hingga 18 tahun ini menjadi bagian dari program regenerasi yang dijalankan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama BNI guna mempersiapkan calon-calon atlet elite yang akan meneruskan tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia di tingkat dunia.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan pengalaman bertanding di level internasional sejak usia muda merupakan fondasi penting dalam membangun daya saing atlet Indonesia.

"Bagi BNI, dukungan terhadap keikutsertaan atlet muda di ajang internasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga nasional dan pengembangan talenta muda Indonesia," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, keikutsertaan atlet junior dalam BAJC 2026 bukan hanya bertujuan mengejar prestasi, tetapi juga memperkaya pengalaman bertanding serta meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan di level Asia maupun dunia.

Optimisme Indonesia juga didukung catatan prestasi dalam tiga edisi terakhir kejuaraan tersebut. Pada 2023, Indonesia berhasil menjadi runner-up nomor beregu sekaligus meraih gelar juara tunggal putri melalui Mutiara Ayu Puspitasari.

Sementara pada 2024, Merah Putih membawa pulang medali perunggu beregu dan gelar runner-up ganda campuran.

Kontingen Indonesia tahun ini diperkuat 26 atlet junior yang akan tampil pada sektor beregu maupun perorangan. Mereka didampingi sembilan pelatih dan sembilan official untuk memastikan proses pembinaan dan pendampingan berjalan optimal sepanjang turnamen.

Menurut Okki, keberhasilan mencetak atlet berprestasi membutuhkan dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk kesempatan memperoleh jam terbang di berbagai kejuaraan internasional.

"Melalui pembinaan yang berkelanjutan dan kesempatan berkompetisi di level internasional, kami berharap lahir regenerasi atlet yang mampu mempertahankan tradisi prestasi Indonesia sekaligus mengukuhkan posisi bangsa sebagai salah satu kekuatan bulu tangkis di Asia, mulai dari level junior hingga senior," katanya.

Sebagai mitra strategis PBSI, BNI menegaskan akan terus mendukung pembinaan atlet secara berkesinambungan, mulai dari pengembangan talenta usia muda hingga pemberian kesempatan bertanding di berbagai ajang internasional.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui olahraga sekaligus menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia.

BNI berharap pengalaman para atlet di BAJC 2026 menjadi pijakan untuk menembus level senior dan melanjutkan kejayaan Indonesia di pentas bulu tangkis dunia.