Bertemu Kepala Staf Kepresidenan, PSMTI Bahas Ekonomi dan Situasi Global

Bertemu Kepala Staf Kepresidenan, PSMTI Bahas Ekonomi dan Situasi Global

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) membahas kondisi perekonomian nasional hingga perkembangan situasi global dalam pertemuan bersama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H.

Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung di Museum Hakka Indonesia, Taman Budaya Tionghoa Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (6/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menjadi ruang dialog antara PSMTI dan Kantor Staf Presiden (KSP) untuk membahas berbagai isu yang menjadi perhatian masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung program-program pemerintah.

Forum tersebut dikemas dalam diskusi eksklusif PSMTI Business Talks, yang mempertemukan jajaran pelaku usaha dengan pemerintah dalam suasana dialog terbuka dan konstruktif.

Bertemu Kepala Staf Kepresidenan, PSMTI Bahas Ekonomi dan Situasi Global
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) membahas kondisi perekonomian nasional hingga perkembangan situasi global dalam pertemuan bersama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H.

Dalam pertemuan itu, anggota PSMTI menyampaikan berbagai pandangan dan masukan terkait dinamika perekonomian nasional, kepastian hukum dalam mendukung iklim investasi dan dunia usaha, kebijakan perpajakan, serta perkembangan situasi politik global, regional, dan nasional.

Berbagai isu tersebut dinilai memiliki pengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi dan keberlangsungan dunia usaha di Indonesia.

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyampaikan apresiasi atas komitmen PSMTI yang selama ini terus mendukung berbagai program pemerintah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Bertemu Kepala Staf Kepresidenan, PSMTI Bahas Ekonomi dan Situasi Global
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) membahas kondisi perekonomian nasional hingga perkembangan situasi global dalam pertemuan bersama Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H.

Dudung menegaskan, seluruh aspirasi dan masukan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah dan dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia.

Situasi global, regional, maupun nasional saat ini memang menjadi perhatian pemerintah. Nanti berbagai masukan ini akan kami laporkan kepada Bapak Presiden. Saya yakin apabila kita tetap utuh dan bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan, Indonesia akan semakin maju,” kata Dudung.

Menurut Dudung, berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini hanya dapat dijawab melalui persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi PSMTI untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi para pelaku usaha secara langsung kepada pemerintah.

“Dalam pertemuan ini, PSMTI bersama KSP membahas situasi perekonomian saat ini yang menjadi perhatian berbagai kalangan. Sebagai organisasi Tionghoa Indonesia yang mayoritas anggotanya merupakan pelaku usaha dan pengusaha, kami merasakan langsung dinamika yang terjadi di lapangan,” ujar Wilianto.

Menurutnya, pengalaman langsung para anggota PSMTI dalam menjalankan kegiatan usaha menjadi salah satu landasan organisasi untuk memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah.

“Karena itu, kami menyampaikan berbagai masukan dan pandangan yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pemerintah,” lanjut Wilianto.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan dan pengurus PSMTI Pusat. Di antaranya Tokoh Pendiri PSMTI sekaligus Dewan Pertimbangan Brigjen TNI (Purn.) Tedy Yusuf, Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta, Ketua Umum Perhimpunan Hakka Indonesia sekaligus Dewan Pertimbangan PSMTI Sugeng Prananto, Ketua Dewan Pakar Soehendro Gautama, Ketua Dewan Penyantun Abraham Rudy Hartono, dan Sekretaris Umum Peng Suyoto.

Hadir pula Dewan Penasihat Slamet Santosa (Tan Ham Kwan/HK), Ricky Suharlim, Hendryk Karlam, Dewan Pakar Dewi Susilo Budiharjo, Dewan Penyantun Tun Fendy Unggul, serta Dewan Kehormatan Hendra Yan Chandra dan Liauw Se Siang.

Selain itu, hadir Ketua Harian I M. Johnnie Sugiarto, Ketua Harian II Djoni Toat, Wakil Ketua Umum Departemen Organisasi, Hukum, HAM dan Advokasi Johnny Situwanda, Wakil Ketua Umum Koordinator Wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat Henry Husada, serta Wakil Ketua Umum Koordinator Wilayah Pulau Kalimantan sekaligus Ketua PSMTI Provinsi Kalimantan Selatan Hiandrasyah The.

Jajaran pengurus lainnya yang hadir yakni Wakil Ketua Umum Departemen Koordinasi Ormas Tionghoa Tirtahadi Sendjaja, Wakil Ketua Umum Departemen Komunikasi, Informasi, Budaya dan Pariwisata Hasan Karman, Wakil Ketua Umum Departemen Olahraga Yap Tek Siang, Wakil Ketua Umum Departemen Hubungan Ormas dan Lintas Agama Serian Wijatno, Ketua Departemen UMKM dan Pangan Audy Lieke, serta Ketua Umum PERWANTI-PSMTI Helga Abraham.

Bertemu Kepala Staf Kepresidenan, PSMTI Bahas Ekonomi dan Situasi Global

Turut hadir Wakil Sekretaris Umum Robert Edwin Jusuf, Lim Hendra Wirawan, Chandra Tambayong, Ferry Sunarto, Sinfa Liu, serta jajaran pengurus PSMTI lainnya.

Dari jajaran KSP, hadir Plt Deputi II KSP Prof. Popy Rufaidah, Ph.D., Plt Deputi III KSP Dr. Yan Hiksas, serta tiga Staf Khusus KSP, yakni Letjen TNI (Purn.) Arif Rahman, Letjen TNI (Purn.) Alfred Denny Djoike Tuejeh, dan Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono.

Melalui pertemuan tersebut, PSMTI kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional, memperkuat semangat kebangsaan, serta berkontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia..