Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding

Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Telkom Kedepankan GCG dan Lindungi Hak Karyawan

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap proses streamlining dilakukan secara prudent, akuntabel, dan transparan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR).

Setiap keputusan strategis diambil berdasarkan kajian komprehensif dan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Danantara Asset Management, dan BP BUMN.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kepatuhan sekaligus mendukung proses transformasi perusahaan yang berkelanjutan.

Sejalan dengan transformasi organisasi, Telkom juga memastikan setiap penyesuaian sumber daya manusia dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak-hak karyawan terdampak.

Seluruh proses dilaksanakan secara sukarela dan berdasarkan kesepakatan bersama kedua belah pihak. Salah satu skema yang disiapkan adalah Early Retirement Program (ERP) yang pada 2026 akan ditujukan pada level OpCo.

Melalui pendekatan tersebut, Telkom menargetkan terbentuknya organisasi yang lebih adaptif, penguatan kapabilitas talenta digital, serta peningkatan efisiensi dan produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.

Program streamlining menjadi bagian dari target jangka menengah Telkom hingga 2030 untuk membangun fundamental perusahaan yang semakin solid.

Ke depan, Telkom optimistis transformasi tersebut dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas bisnis pada sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan terbaik.