Empat Pebalap Muda Astra Honda Memburu Podium di Sepang, Melanjutkan Mimpi Indonesia di Kancah Balap Asia

Empat Pebalap Muda Astra Honda Memburu Podium di Sepang, Melanjutkan Mimpi Indonesia di Kancah Balap Asia

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta – Perjalanan menuju panggung balap dunia selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Bagi empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia, menjadi kesempatan penting untuk membuktikan perkembangan mereka sekaligus melanjutkan mimpi membawa nama Indonesia bersaing di level internasional.

Setelah hampir empat bulan jeda sejak putaran pembuka di Buriram, Thailand, Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik kembali turun lintasan dengan bekal pengalaman, evaluasi, serta latihan intensif yang mereka jalani selama masa persiapan.

Keempat pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) itu bukan hanya datang untuk menambah jam terbang, tetapi juga membawa target yang lebih tinggi.

Pengalaman pada seri pertama menjadi modal berharga menghadapi karakter Sirkuit Sepang yang terkenal cepat, teknis, sekaligus menuntut konsistensi sepanjang balapan.

Di antara mereka, Bintang Pranata Sukma menjadi salah satu pebalap yang tampil menjanjikan pada putaran pembuka.

Ia sukses meraih podium ketiga pada balapan pertama dan finis di posisi kelima pada race kedua. Hasil tersebut mengantarkannya menempati posisi keempat klasemen sementara IM4AC 2026.

Bagi Bintang, jeda kompetisi dimanfaatkan untuk memperbaiki berbagai aspek, mulai dari teknik balap hingga kesiapan mental menghadapi lintasan yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus panjang.

"Jeda waktu balap yang cukup lama menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Pengalaman saat pretes di Sepang juga menjadi bekal yang sangat berharga untuk menghadapi seri ini. Mohon doa dan dukungannya," ujar Bintang.

Sementara itu, Muhammad Badly Ayatullah datang dengan rasa percaya diri setelah memiliki pengalaman positif di Sepang pada musim sebelumnya.

Memasuki musim keduanya di IM4AC, Badly menilai pengalaman menjadi bekal penting, namun fokus dan konsistensi tetap menjadi kunci meraih hasil maksimal.