Bandara Soekarno-Hatta Kembali Perpanjang Penutupan akibat Erupsi Anak Krakatau

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Perpanjang Penutupan akibat Erupsi Anak Krakatau

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Keputusan tersebut diambil setelah hasil paper test yang dilakukan pada pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau juga telah dirasakan terhadap sejumlah penerbangan. Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, sebanyak 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak.

“Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak,” jelas Lukman.

Dari jumlah tersebut, penerbangan internasional mengalami 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali.

Sejumlah rute internasional yang terdampak meliputi penerbangan dari dan menuju Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), serta Kuala Lumpur (KUL).

Sementara pada penerbangan domestik, tercatat empat pembatalan dan satu penerbangan dialihkan.

Rute domestik yang terdampak antara lain penerbangan dari dan menuju Lampung (TKG), penerbangan menuju Denpasar (DPS), serta penerbangan menuju Surabaya (SUB).

Dengan diperpanjangnya penutupan, pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta diimbau terus memantau perkembangan operasional dan status penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun informasi resmi pengelola bandara.