Masa penutupan kemudian diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB. Berdasarkan informasi terbaru dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, penutupan kembali diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyebut aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sejumlah bandara menghentikan sementara operasional penerbangan.
"Sehubungan dengan adanya aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau, terdapat beberapa Bandar Udara yang mengalami penghentian operasional penerbangan, antara lain, Soekarno-Hatta, CKG, [A33446/26 NOTAMR A3344/26 berlaku s/d 13.30 LT]," tulis pengumuman tersebut.
Sejumlah Bandara Turut Terdampak
Gangguan operasional penerbangan juga terjadi di sejumlah bandara lainnya.
Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) ditutup mulai pukul 07.20 WIB hingga 10.00 WIB. Kemudian, Bandara Radin Inten II Lampung (TKG) ditutup mulai pukul 04.18 WIB hingga 10.00 WIB.
Sementara itu, Bandara Budiarto Curug (RTO) ditutup mulai pukul 06.48 WIB hingga 09.30 WIB.
Penghentian sementara operasional sejumlah bandara dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.
Antisipasi Dampak Berantai
Ditjen Perhubungan Udara juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak berantai atau cascading impact terhadap operasional penerbangan.














