Terkini, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui layanan BNI Private kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional.
BNI Private dinobatkan sebagai The Best Private Bank in Indonesia 2026 dalam ajang The Asset Triple A Private Capital Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Asset.
Penghargaan tersebut diterima General Manager BNI Hong Kong Farid Faraitody dalam seremoni yang berlangsung di Four Seasons Hotel Grand Ballroom, Hong Kong.
Pengakuan ini menjadi bagian dari capaian BNI dalam memperkuat bisnis wealth management dan layanan private banking, khususnya untuk memenuhi kebutuhan nasabah high-net-worth individuals (HNWI).
SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap komitmen BNI dalam mengembangkan BNI Private sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah.
“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan bagi BNI sekaligus menjadi pengakuan atas upaya dan komitmen kami dalam mengembangkan layanan BNI Private. Pencapaian ini juga tidak terlepas dari kepercayaan nasabah dan mitra serta dedikasi seluruh tim BNI dalam memberikan layanan yang semakin baik bagi nasabah,” ujar Steven dalam keterangan tertulis.
BNI Private Fokus pada Pengelolaan Kekayaan Lintas Generasi
Melalui pendekatan Beyond Wealth, BNI Private tidak hanya menempatkan pengelolaan aset finansial sebagai fokus layanan.
BNI juga mengembangkan peran sebagai mitra nasabah dalam merencanakan, menjaga, dan mengembangkan kekayaan, termasuk mempersiapkan legacy yang dapat diteruskan lintas generasi.
Kinerja bisnis BNI Private turut menunjukkan pertumbuhan hingga Agustus 2026. Dana tabungan nasabah BNI Private tercatat tumbuh 51 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pada periode yang sama, assets under management (AUM) meningkat 18 persen YoY, sedangkan jumlah nasabah tumbuh 10 persen YoY.
Pertumbuhan tersebut berlangsung di tengah pengembangan layanan wealth management yang semakin terintegrasi dengan kanal digital BNI.
Melalui aplikasi wondr by BNI, nasabah dapat mengakses sekaligus melakukan transaksi berbagai instrumen investasi secara digital dalam satu aplikasi.
Nasabah Baru Investasi Tumbuh 63 Persen
Transformasi digital juga tercermin dari meningkatnya minat nasabah terhadap produk investasi.
Hingga Agustus 2026, jumlah nasabah new to investment BNI meningkat 63 persen YoY.
Di sisi transaksi, reksa dana mencatat pertumbuhan sebesar 187 persen, sementara volume transaksinya meningkat 71 persen. Pertumbuhan tersebut turut mendorong AUM reksa dana naik 115 persen YoY.
Steven mengatakan, perkembangan tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan kekayaan dan investasi yang mudah diakses serta dapat disesuaikan dengan tujuan finansial masing-masing nasabah.
Penguatan bisnis wealth management juga menjadi bagian dari transformasi BNI sebagai perusahaan BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia.
BNI terus mengembangkan kapabilitas bisnis, layanan digital, serta jaringan internasional untuk memperluas dan memperkuat layanan keuangan bagi berbagai segmen nasabah.
Transformasi tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi BNI terhadap perekonomian nasional.
Penghargaan The Asset Triple A Private Capital Awards 2026 menjadi salah satu momentum dalam perjalanan delapan dekade BNI melayani masyarakat dan perekonomian Indonesia.
Sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI menyatakan akan terus memperkuat layanan wealth management, kapabilitas digital, dan jaringan internasional untuk mendukung kebutuhan nasabah dalam mengelola serta mengembangkan kekayaan secara berkelanjutan.















