Terkini.id, Jakarta - Kasus penikaman di Jerman bunuh tiga orang, pelaku dihentikan warga lokal. Kriminalitas dapat terjadi di mana saja. Jerman yang notabene negara maju pun tidak luput dari kasus kejahatan. Paling tidak, hal itu dapat dilihat dari kejadian tewasnya tiga orang dalam insiden penikaman yang terjadi di Jerman. Peristiwa berdarah tersebut berakhir setelah pelaku penikaman dihentikan warga lokal.
Video yang diunggah di media sosial menunjukkan seorang pria berkeliaran sambil membawa sebilah pisau besar. Terlihat, sekelompok orang berusaha menghentikannya di pusat kota Wurzburg, sebelum polisi melumpuhkan tersangka dengan tembakan di bagian kaki.
Polisi menyatakan, mereka segera menggelar operasi berskala besar dalam insiden di kawasan Bavaria tersebut. Dalam rekaman yang beredar, pelaku bertelanjang kaki. Warga menjerit ketika pelaku berusaha menyerang orang.
"Dia sudah menikam seorang wanita," jerit pria dalam rekaman itu.
Warga yang bergerombol pun berusaha menghentikannya. Mereka memukul pelaku menggunakan tongkat panjang maupun melemparkan kursi agr tersangka tidak menyerang lagi.
Seorang warga sempat memukul pria itu menggunakan tongkat, sebelum si pelaku itu membalas lagi, seperti dilansir dari The Sun, Jumat 25 Juni 2021.
Setelah disudutkan, lelaki itu dikejar 20 orang. Polisi pun datang dan melepaskan tembakan ke arah kaki.
Harian Jerman Bild memberitakan, penyerang sempat memasuki sebuah pusat perbelanjaan dan bertanya mengenai pisau. Ia kemudian mengambil sebilah pisau besar, lantas berlari ke arah bank dan jalanan. Di sana, ia menikam korban yang kebanyakan wanita.
Selain tiga korban tewas, 15 lainnya terluka dengan lima di antaranya menderita luka yang mengancam jiwa.
Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengungkapkan, pelaku adalah warga Somalia yang tinggal di Wurzburg sejak 2015. Pelaku disebut sudah masuk dalam daftar hitam data di kepolisian.
"Dia kemungkinan akan menjalani pemeriksaan kejiwaan," papar Herrmann.
Polisi menabahkan, mereka yakin insiden tersebut adalah aksi tunggal sehingga tidak ada lagi ancaman publik.















