Menhub Minta Masyarakat dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Antigen

Menhub Minta Masyarakat dari Sumatera ke Jawa Wajib Tes Antigen

Stevie Marcellina

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan (Menhub) meminta agar masyarakat yang menggunakan angkutan penyeberangan dari Sumatera ke Jawa untuk wajib melakukan tes Rapid Antigen.

"Kami mohon kepada jajaran Pemprov Lampung dan Satgas Khusus COVID-19 Lampung yang diketuai Kapolda untuk terus melakukan pengawasan agar tidak ada yang lolos pemeriksaan," kata Budi Karya dalam keterangannya pada Sabtu, 22 Mei 2021 yang dilansir dari Detik.

Budi menyampaikan hal tersebut di tengah pengecekan tes Antigen di Lampung dan di Pelabuhan Bakaheuni bersama dengan Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo.

Bertujuan untuk menghindari penumpukan, Budi juga meminta agar masyarakat melakukan tes secara mandiri dari kota asal.

"Agar tidak perlu mengantri melakukan tes di sejumlah titik pemeriksaan dan menghindari penumpukan penumpang di Pelabuhan Bakauheni," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang ada, terdapat tujuh lokasi pengecekan tes Rapid Antigen di Lampung dan Bakauheni.

7 lokasi pengecekan tersebut berada di Pos Rest Area KM 172 B, Pos Rest Area KM 87 B, Pos Rest Area KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV.

Doni Monardo juga menyampaikan bahwa sampai dengan tanggal 22 Mei 2021, dari sebanyak 37.931 orang yang melakukan tes Antigen, terdapat sebanyak 338 orang dinyatakan positif pada lokasi 7 titik pengecekan tersebut.

Mereka pun langsung dibawa oleh Satgas Khusus Provinsi Lampung ke tempat isolasi yang telah disediakan.

"Selama melakukan pemeriksaan, kita sudah bisa menemukan 338 orang yang positif. Artinya apa? kalau 338 orang ini lolos masuk ke wilayah Pulau Jawa maka dampaknya akan mudah sekali memberikan penularan kepada warga lainnya." ucap Doni.

"Jadi sekali lagi kami, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh unsur Satgas baik dari Polri, TNI, Kemenhub, KKP, tenaga kesehatan, dan semuanya yang telah bekerja keras," lanjutnya.