Momen Haru Kening Anies Baswedan Dicium Bocah dan Mengulang Foto 7 Tahun Lalu

Momen Haru Kening Anies Baswedan Dicium Bocah dan Mengulang Foto 7 Tahun Lalu

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Momen haru terjadi di sela-sela kampanye Capres nomor urut 01, Anies Baswedan di sebuah kampung di Penjaringan, Jakarta Utara, sekitar Ancol.

Mobil Anies Baswedan dihentikan oleh bapak seorang bocah yang 7 tahun lalu berfoto bersamanya, dengan pose sang anak mencium kening Anies.

Anies pun melayani warga tersebut, lalu momen itu diunggah lewat media sosial @aniesbaswedan pada Minggu 4 Februari 2024.

Anies menceritakan, peristiwa itu bermula saat seorang bapak berteriak keras sambil berebutan salam dengan warga lain.

“'Pak, Pak, Pak!” teriak keras seorang Bapak sambil berebutan salaman dengan warga lain. Suasana ramai itu saat kami keluar dari acara bersama Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di sebuah kampung di Penjaringan, Jakarta Utara. Dekat Ancol," tulis Anies lewat cuitannya.

Dia pun melanjutkan, bapak tersebut bersama warga lain berebut salaman. "Tapi, ia memanggil-manggil lantang seperti ada yang mau disampaikan. Jadi, saya minta mobil berhenti," tulis Anies lagi.

Dengan agak terengah-engah, pria tersebut menyodorkan ponselnya dan menunjukkan sebuah foto.

“Pak Anies, ini anak saya mau ketemu. Dia yang dulu cium Bapak waktu Pilkada Jakarta. Ini fotonya, Pak. Ini fotonya, Pak. Lihat ini, Pak!" kata pria tersebut sambil menunjukkan foto di layar HP kepada Anies, dengan tangan masih bergetar.

"Saya tercenung melihat foto di layar HP dia. Foto lama saat saya bercakap dengan seorang anak balita, lalu anak itu mencium kening. Di sebuah kampung di Pademangan, saat Pilkada di Jakarta, tepatnya Oktober 2016.

Sy lihat wajah bersemangat si ayah dan mata berbinar anaknya. Natasya namanya. Saya ajak dia naik ke mobil dan kami berpelukan. Erat sekali genggamannya. Kami berbincang. 'Sekarang udah kelas 5, Pak', saat kami berjumpa pertama dia masih TK," lanjut Anies lagi.

"Sebuah perjumpaan awal yang mengesankan dan sebuah perjumpaan ulang yang mengharukan. Semoga Natasya kelak akan bisa melampaui semua cita-citanya," tutup Anies.