"Itu kan kredibilitas saya dipertaruhkan, itu yang pertama. Yang kedua, ini amanah dari masyarakat di seluruh Indonesia yang peduli sama mas Agus. Kalau saya membiarkan hal ini, nanti saya dipertanyakan 'mba Novi itu bagaimana mas Agus, udah diopen donasi udah dioperasi nggak dia'," tuturnya.
Lebih lanjut, Novi juga mengaku heran dengan sikap Agus sekeluarga yang menyerang dirinya, padahal pria itu sudah dibantunya secara sukarela.
"Kita ini berjuang, niat bantu buat orang di luar sana. Saya punya anak asuh, saya merawat ODGJ, saya nggak diapresiasi sama pemerintah saya nggak masalah, saya pakai uang pribadi. Kok bisa-bisanya saya yang ngebantu dari awal tapi saya yang diserang?," ucapnya sambil menitihkan air mata lantaran kecewa dengan sikap Agus sekeluarga.
Terkait pelaporan Agus terhadapnya, Novi pun mengaku tak gentar karena dirinya adalah pihak yang benar.
"Saya nggak takut karena saya benar," tegasnya.
Selain itu, Teh Novi juga mengaku tak takut apabila yayasan miliknya ingin diaudit lantaran yayasannya itu sudah menjalankan kerja-kerjanya secara transparan.
"Saya nggak takut untuk diaudit yayasan kami, silahkan karena kita juga semuanya transparan," ujarnya.
Sebelumnya, Agus Salim dengan didampingi kuasa hukumnya Farhat Abbas melaporkan Teh Novi ke Polda Metro Jaya terkait uang donasi dan pencemaran nama baik.
Teh Novi sebelumnya membantu Agus mengumpulkan uang donasi dari masyarakat untuk biaya pengobatan pria itu usai menderita luka-luka di sekujur wajahnya akibat disiram air keras oleh rekan kerjanya.
Hasil pengumpulan donasi yang dilakukan oleh yayasan milik Novi untuk biaya pengobatan Agus tersebut mencapai Rp1,5 miliar.















