Terkini - Beredar video viral yang memperlihatkan pengemudi mobil pelat Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kedapatan sewa PSK.
Dalam video itu, terlihat sebuah mobil berwarna hitam tipe Fortuner dengan pelat kendaraan dinas Kementerian Pertahanan sedang berhenti di pinggir jalan.
Pengemudi mobil tersebut tampak menghampiri seorang wanita yang mengenakan pakaian seksi, diduga sedang bertransaksi untuk jasa prostitusi.
Video itu sendiri direkam oleh pengendara mobil lainnya yang berhenti persis di belakang mobil Fortuner berpelat dinas Kemenhan tersebut.
"Lihat kelakuan pejabat, lihat nih tuh. Nyewa lont*," kata pengendara yang merekam mobil berpelat dinas Kemenhan tersebut, dikutip Terkini dari unggahan akun Instagram @fakta.indo, Jumat, 11 April 2025.
Usai video itu viral di publik, Kementerian Pertahanan pun angkat bicara. Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas mengatakan bahwa pelat dinas yang digunakan oleh mobil tersebut adalah duplikat alias palsu.
Frega mengungkapkan, sebelumnya mobil berpelat Kemenhan itu memang milik pegawai Kemenhan yang telah pensiun dan mobilnya sudah dijual.
"Jadi, memang plat nomor yang digunakan untuk kegiatan yang di pinggir jalan kemarin, itu memang sebelumnya digunakan oleh pegawai Kemenhan yang sudah pensiun dan pegawai tersebut memang sudah menjual mobil itu dan nomor pelatnya sudah ditarik," ungkapnya.
Pihaknya pun menyayangkan adanya pihak yang sengaja menggandakan dan menggunakan pelat palsu tersebut.
"Secara resmi pelat tersebut sudah tidak berlaku. Hanya memang kalau dilihat kan teman-teman bisa lihat yah di Shopee, kemudian di Tokopedia ada yang suka menjual pelat-pelat nomor Kemenhan di situ. Kemungkinan ada yang mengkloning, menggunakan nomor itu," ujar Frega.
Maka dari itu, pihaknya akan menindak tegas oknum-oknum yang menerbitkan maupun menjual pelat dinas Kementerian Pertahanan tersebut.
"Kita akan menindak tegas. Mungkin penertiban juga yang di toko-toko online untuk menerbitkan pelat dinas Kemenhan," ujarnya.















