NEXT Indonesia Center mengungkap hanya 40 persen pekerja Indonesia bekerja sesuai pendidikan. Fenomena mismatch tenaga kerja dinilai mengancam produktivitas dan ekonomi nasional.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berencana menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi yang dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan pembangunan serta arah pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.