Terkini, Jakarta — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) resmi melaksanakan pelantikan pengurus sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Senin 27 April lalu.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak kebijakan publik berbasis riset dan aksi nyata.
Mengangkat tema “Sinergi Pemuda, Aksi Nyata untuk Indonesia Maju”, pelantikan ini menegaskan komitmen organisasi dalam mendorong kontribusi aktif generasi muda terhadap pembangunan nasional.
Struktur organisasi turut diperkuat oleh jajaran Dewan Pembina yang terdiri dari tokoh nasional, yakni Sultan B. Najamudin, Tamsil Linrung, serta Ning Lia Istifhama.
Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan arahan strategis dalam mengawal isu-isu kebangsaan.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh Mahyu Darma dan Hendro Wicaksono. Selain prosesi pelantikan, kegiatan dirangkaikan dengan seminar upgrading yang bertujuan memperkuat kapasitas internal pengurus serta membangun sistem organisasi berbasis kaderisasi.

Founder Pemuda Parlemen Indonesia, Khaeria Ulfarani Rahman, menegaskan bahwa tema yang diangkat merupakan refleksi komitmen organisasi dalam membangun sinergi lintas sektor.
“Keberagaman latar belakang anggota harus menjadi kekuatan untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dalam memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa,” ujar perempuan asal Butta Pannrita Lopi Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan ini.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab bagi pengurus yang baru dilantik dalam menjalankan amanah organisasi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PPI optimistis mampu memperkuat posisi pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional.
Kolaborasi lintas elemen bangsa dinilai menjadi kunci dalam mendorong akselerasi menuju Indonesia Maju.
"Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi pengurus baru untuk menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat peran pemuda dalam ruang-ruang kebijakan publik," pungkas pengurus DPP KM Bulukumba tersebut.















