Menurutnya, semangat berkurban harus terus dijaga sebagai sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Ia juga berharap pelaksanaan qurban bersama pada tahun mendatang dapat menjangkau lebih banyak wilayah pelosok yang membutuhkan bantuan.
“Satu harapan besar kami, semoga pada tahun mendatang jumlah hewan kurban semakin bertambah sehingga manfaat kurban dapat menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke pelosok-pelosok yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki, menyebut kegiatan qurban bersama menjadi agenda tahunan KM Bulukumba yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat Bulukumba.

"Kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta qurban. Semoga Allah SWT membalas dengan limpahan keberkahan dan rahmat-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin," kata mantan Wakil Ketua Umum BPP KKSS ini.
Menurut mantan Calon Bupati Bulukumba itu, di tengah berbagai tantangan dan kondisi sulit, semangat berqurban tidak surut.
“Perintah qurban ada dalam Al-Qur’an, sebagaimana shalat. Maka kita upayakan untuk tetap melaksanakannya. Berqurban di kampung halaman Butta Panrita Lopi mempererat tali silaturrahim dengan keluarga, masyarakat, dan pemerintah,"imbuhnya.
"Walau jarak memisahkan, hati tetap dekat. Ini adalah bagian dari menebar kebaikan dan kebahagiaan demi menggapai rida Ilahi,”sambungnya.
Sedangkan, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengapresiasi semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh KM Bulukumba melalui kegiatan qurban bersama.

"Kami mengapresiasi kebersamaan yang terus dijaga dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujar orang nomor satu di Bulukumba ini.














