Sementara itu, Ogi Wicaksana melihat bahwa bertahan terlalu lama justru tidak jarang menghambat pertumbuhan karir.
"Dalam banyak kasus, berpindah kerja menjadi cara yang lebih cepat untuk meningkatkan exposure dan nilai karier.
Pada akhirnya berpindah atau bertahan sama-sama harus dimulai dari pandangan bahwa perusahaan dan karyawan memiliki status yang setara.
Oleh karena itu, kita harus menemukan alasan riil mengapa harus bertahan, atau bahkan mungkin berpindah tempat kerja."
Perdebatan ini tidak menghasilkan jawaban tunggal.
Namun justru di situlah nilai diskusi ini: membuka ruang bagi para profesional untuk menilai ulang pilihan mereka sendiri, tanpa tekanan untuk mengikuti satu narasi tertentu.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang shine atau resign bukan lagi soal keberanian mengambil risiko atau kesetiaan terhadap perusahaan.
Pertanyaan yang lebih relevan adalah: sejauh mana seseorang mampu beradaptasi, berkembang, dan tetap bernilai di tengah perubahan.
Dan hal itulah yang tersirat sepanjang diskusi, jawabannya tidak selalu harus satu.















