Di sektor properti, Megaproperty Expo 2026 menawarkan beragam proyek hunian dan kawasan komersial dari sejumlah pengembang yang membuka peluang investasi bagi masyarakat maupun kalangan bisnis.
Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia, Edy Suyanto, menilai pameran tersebut menjadi sarana penting untuk menunjukkan daya saing industri keramik nasional di pasar global.
Menurutnya, kualitas produk, desain, dan teknologi yang digunakan produsen dalam negeri kini semakin kompetitif sehingga mampu memenuhi kebutuhan berbagai proyek premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Sementara itu, Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, mengatakan bahwa penyelenggaraan tahun ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai sektor usaha dalam satu rantai bisnis.
Ia berharap integrasi Megabuild, Keramika Indonesia Expo, dan Megaproperty Expo dapat mempercepat terciptanya kerja sama strategis sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi pelaku industri nasional.
Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan pendukung seperti business matching, seminar industri, diskusi arsitektur dan desain interior, workshop profesional, kompetisi desain, penghargaan konstruksi, hingga peluncuran produk dan teknologi terbaru.
Melalui pameran terpadu ini, pemerintah bersama pelaku industri optimistis sektor konstruksi, manufaktur bahan bangunan, dan properti akan terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.















