Terkini, Jakarta — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bekerja sama dengan Cellavie Wellness menggelar seminar bertajuk “Latest Advances in Stem Cell Therapy” di Kantor Sekretariat PSMTI Pusat, Equity Tower, SCBD, Jakarta, Minggu 7 Juni 2026.
Sebagaimana diketahui, kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dan keluarga besar PSMTI untuk memahami perkembangan terbaru terapi stem cell dan regenerative medicine yang saat ini terus berkembang dalam dunia kesehatan modern.

Seminar tersebut dihadiri sejumlah pengurus PSMTI Pusat, antara lain Sekretaris Umum PSMTI Peng Suyoto, Dewan Penasihat Hendryk Karlam, Eddy Wijaya, dan Lo Luliana Lukyto, Dewan Pakar Jimmy Rol Torar, Director of GREAT dr. Widjanarko Brotosaputro.
Selain itu, turut hadir Wakil Ketua Umum Departemen Hubungan Ormas dan Lintas Agama Serian Wijatno, Ketua PSMTI Provinsi D.I. Yogyakarta Yenni Agustin, Kepala Departemen Kesehatan dan Pendidikan Hermanto Yaputra, Departemen Bisnis dan Industri Randy Sugiarto, serta jajaran pengurus lainnya.
Sebagai narasumber utama, seminar menghadirkan Prof. Dr. Chin Sze Piaw, pakar bioteknologi dan terapi regeneratif yang dikenal sebagai penerima Global Major Award ISCT serta pemegang 12 paten internasional di bidang bioteknologi.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Chin Sze Piaw menjelaskan berbagai inovasi terbaru dalam pengembangan stem cell yang kini menjadi salah satu fokus utama industri bioteknologi dunia.
Menurut Prof. Chin, terapi stem cell memiliki potensi besar dalam mendukung penanganan berbagai penyakit degeneratif melalui pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga perbaikan dan regenerasi jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.
“Perkembangan bioteknologi saat ini telah memungkinkan pendekatan yang lebih personal dan regeneratif dalam dunia kesehatan. Penelitian yang terus dilakukan memberikan harapan baru bagi penanganan berbagai kondisi seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, serta berbagai tantangan kesehatan yang berkaitan dengan proses penuaan,” urai Prof. Chin.
Ia menambahkan bahwa kemajuan riset dan teknologi di bidang regenerative medicine membuka peluang baru untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, kesadaran menjaga kesehatan sel tubuh sejak usia produktif dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan jangka panjang.















