Pebalap Binaan Honda Ramadhipa Pecahkan Batas, Menang di Moto3 Junior World Championship

Pebalap Binaan Honda Ramadhipa Pecahkan Batas, Menang di Moto3 Junior World Championship

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Portugal – Nama Indonesia kembali bergema di panggung balap dunia. Muhammad Kiandra Ramadhipa, pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), mencatatkan sejarah baru setelah meraih kemenangan perdananya pada putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuito do Estoril, Portugal, Minggu 14 Juni lalu.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi pemuda asal Sleman, Yogyakarta itu. Selain mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi, Ramadhipa juga mencatatkan diri sebagai pebalap Indonesia pertama yang berhasil meraih kemenangan di dua ajang berbeda level MotoJunior, yakni Red Bull Rookies Cup dan Moto3 Junior World Championship.

Perjalanan menuju podium tertinggi tidak berlangsung mudah. Mengawali balapan dari posisi ketujuh hasil sesi kualifikasi, Ramadhipa harus menghadapi ketatnya persaingan dengan para pebalap muda terbaik dunia.

Sejak awal balapan, pebalap bernomor motor 32 tersebut tampil agresif namun tetap tenang. Ia terus menempel rombongan terdepan sembari menjaga ritme balapan.

Memasuki lap kedelapan, Ramadhipa mulai menunjukkan potensinya dengan menembus posisi tiga besar melalui sejumlah manuver yang presisi. Persaingan semakin sengit ketika para pebalap saling berebut posisi menjelang akhir balapan.

Drama terjadi pada lap terakhir. Saat berada di posisi ketiga, Ramadhipa melakukan serangan menentukan yang membawanya naik ke posisi pertama.

Dengan fokus tinggi, ia mampu mempertahankan keunggulan hingga melewati garis finis sebagai pemenang.

Bendera Merah Putih pun berkibar di Estoril, diiringi lagu Indonesia Raya yang mengalun di sirkuit legendaris Portugal tersebut.

"Saya sangat senang bisa meraih kemenangan pertama di Moto3 Junior World Championship. Balapan hari ini sangat sulit dengan kondisi yang cukup panas. Di awal saya sempat mengalami momen yang cukup sulit pada tikungan akhir lap-lap awal, tetapi kami mampu mengatasinya," ujar Ramadhipa.

Ia mengaku sempat kehilangan dua posisi pada lap terakhir. Namun, tekad untuk meraih hasil terbaik membuatnya mampu merebut kembali posisi terdepan di sektor-sektor akhir lintasan.