"Investor harus tetap melakukan riset dan memahami risiko yang ada, mulai dari potensi kerentanan pada smart contract, transparansi kustodian aset fisik, hingga risiko likuiditas pasar. Pemahaman yang baik akan membantu investor mengambil keputusan investasi yang lebih bijak," katanya.
Dengan pertumbuhan yang terus meningkat, dukungan institusi global, serta kepastian regulasi yang semakin kuat, tokenisasi aset diperkirakan akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan investasi.
Teknologi ini dinilai mampu menciptakan sistem keuangan yang lebih terbuka, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat di berbagai belahan dunia.















