Di balik gemerlap prestasi Gilang, pembalap-pembalap muda ART juga menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Pada kelas Junior Sport 250cc, nama Nabil Sahzena dan Azel Savero mencuri perhatian.
Nabil yang menjalani debutnya di kelas Junior Sport 250cc langsung membuktikan kemampuannya dengan finis di posisi ketiga pada race pertama. Hasil itu menjadi pencapaian yang cukup istimewa mengingat dirinya baru naik kelas dari Indonesia Talent Cup.
Bagi Nabil, podium tersebut lebih dari sekadar trofi. Itu adalah tanda bahwa proses adaptasi yang dijalaninya berjalan sesuai harapan.
“Target utama saya sebenarnya beradaptasi dengan motor dan karakter balapan di kelas ini. Alhamdulillah bisa langsung meraih podium pada balapan pertama,” ungkapnya.

Sementara itu, Azel Savero kembali menunjukkan konsistensi yang membuatnya semakin diperhitungkan di kelas Junior Sport 250cc. Setelah sukses meraih podium pada seri pembuka, Azel kembali naik podium dengan finis di posisi kedua pada race kedua. Ia bahkan nyaris merebut kemenangan sebelum harus puas sebagai runner-up.
Dominasi ART juga berlanjut di kelas pembinaan Indonesia Talent Cup, ajang yang selama ini menjadi kawah candradimuka bagi calon-calon pembalap masa depan Indonesia.
Dari empat pembalap muda yang diturunkan, tiga di antaranya berhasil menyumbangkan podium. Resky Yusuf menjadi bintang pada race pertama setelah tampil sebagai pemenang dan mengibarkan bendera kemenangan untuk ART.
Meski gagal mengulang hasil serupa pada race kedua akibat kendala di tikungan terakhir yang membuatnya finis di posisi kelima, Resky tetap menjadi salah satu penyumbang poin penting bagi tim.
“Sayangnya pada race kedua ada sedikit kendala sehingga saya kehilangan peluang podium. Namun saya akan menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk tampil lebih baik pada seri berikutnya,” kata Resky.















