Terkini, Makassar — Dua puluh tiga tahun bukan perjalanan singkat bagi sebuah media. Di tengah perubahan teknologi, pergeseran pola konsumsi informasi, serta derasnya arus konten di ruang digital, Makassar Terkini-TERKINI.ID terus bertumbuh dan menjaga eksistensinya sebagai salah satu bagian dari perjalanan industri media di Republik ini.
Tepat pada 7 Juli 2026, Makassar Terkini-TERKINI.ID Grup genap berusia 23 tahun. Momentum ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang sebuah media yang lahir dari Makassar, tumbuh bersama masyarakat, dan terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman.
Mengusung semangat “Makin Kolaboratif untuk Tumbuh Bersama”, Makassar Terkini-TERKINI.ID tidak hanya hadir untuk menyampaikan informasi.

Lebih dari itu, media ini berupaya menjadi ruang bagi beragam cerita, gagasan, inovasi, prestasi, dan dinamika masyarakat, khususnya dari kawasan Indonesia Timur dan Indonesia pada umumnya.
Perjalanan selama lebih dari dua dekade tentu tidak selalu mudah. Industri media mengalami perubahan besar dan bergerak sangat cepat. Peralihan dari media konvensional menuju digital, perubahan kebiasaan pembaca, pertumbuhan media sosial, hingga kemunculan berbagai platform baru menghadirkan tantangan sekaligus peluang.
Di tengah perubahan tersebut, Makassar Terkini - TERKINI.ID memilih untuk terus bertransformasi.
Berawal sebagai media lokal yang tumbuh di Kota Makassar, Makassar Terkini kemudian memperluas jangkauan sekaligus memperkuat identitas digital melalui TERKINI.ID.
Transformasi itu menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, mudah diakses, relevan, dan tetap mengedepankan kepercayaan pembaca.
Bertahan dengan Adaptasi dan Kolaborasi
Memasuki usia ke-23 tahun, Makassar Terkini-TERKINI.ID menyadari bahwa keberlangsungan sebuah media tidak hanya ditentukan oleh panjangnya usia, tetapi juga kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan membaca perubahan.
Perubahan algoritma platform digital, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), pertumbuhan konten berbasis video, hingga perubahan perilaku generasi muda dalam mengonsumsi informasi menjadi tantangan baru bagi industri media.
















