Pemanfaatan energi surya tersebut mampu menghasilkan energi terbarukan sebesar 1.564 gigajoule (GJ) per tahun serta berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 338,9 ton CO₂e setiap tahun.
"Capaian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Solar PV di Astra Motor tidak hanya membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional, tetapi juga menekan emisi karbon dari kegiatan operasional perusahaan," jelasnya.
Lebih lanjut, Robien menegaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen Astra Motor dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program Astra Motor Sustainability Aspiration 2030.
"Seluruh upaya ini merupakan komitmen Astra Motor terhadap Sustainable Development Goals melalui Astra Motor Sustainability Aspiration 2030. Kami ingin terus bertumbuh sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, peduli terhadap masyarakat, serta menjalankan tata kelola yang baik, transparan, dan berintegritas," katanya.
Selain berfokus pada aspek lingkungan melalui pilar AM Greeners, Astra Motor juga menjalankan program keberlanjutan melalui tiga pilar lainnya, yakni AM Health di bidang kesehatan, AM Smart di bidang pendidikan, dan AM Growth yang mendorong pengembangan kewirausahaan masyarakat.
Melalui pemasangan Solar PV di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, perusahaan berharap fasilitas edukasi keselamatan berkendara tersebut tidak hanya menjadi pusat pembelajaran safety riding, tetapi juga menjadi contoh penerapan teknologi hemat energi dan ramah lingkungan.
"Melalui pemanfaatan energi terbarukan ini, Astra Motor berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Mari bergerak bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia," tutup Robien.















