Direktur Briton English Education, Sirajuddin Tenri, menyebut dua kerja sama yang terjalin dalam waktu singkat menjadi bukti keseriusan lembaganya dalam mendukung pembangunan SDM Sulawesi Selatan.
"Penandatanganan MoU dengan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Luwu Utara dalam waktu satu minggu ini adalah bukti nyata komitmen Briton untuk Sulawesi Selatan. Kami hadir memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kompetensi guru, sistem pengajaran berstandar CEFR/Cambridge, hingga sertifikasi internasional agar SDM Sulsel memiliki daya saing unggul," jelasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Briton English Education akan melaksanakan berbagai program pengembangan kapasitas, mulai dari pemetaan kompetensi (assessment), pelatihan guru (teacher training), penguatan pendidikan vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK), hingga pelaksanaan uji kompetensi berstandar internasional.
Program tersebut juga mendukung implementasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Briton optimistis kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Takalar dan Kabupaten Luwu Utara dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat daya saing SDM Sulawesi Selatan.
Melalui penerapan standar internasional, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan karakter dan nilai budaya lokal.














