Aksi Nyata PSMTI, Wilianto Tanta Tinjau Program Bedah Rumah ke-101 di Magelang

Aksi Nyata PSMTI, Wilianto Tanta Tinjau Program Bedah Rumah ke-101 di Magelang

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Di sisi lain, perhatian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari program kerja PSMTI Kota Magelang.

Kegiatan penghijauan dilakukan melalui penanaman pohon di sejumlah lokasi, termasuk di sepanjang jalan. Sementara dalam pengelolaan sampah, PSMTI Kota Magelang menerapkan konsep 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

Melalui program tersebut, PSMTI Kota Magelang menyediakan tempat pemilahan sampah untuk memisahkan sampah plastik yang masih memiliki nilai ekonomis sehingga dapat dikumpulkan dan dijual kembali.

Sampah yang masih dapat dimanfaatkan juga diolah menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi untuk kemudian dipasarkan. Adapun sampah organik diolah menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan kembali.

Program tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi persoalan sampah, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan kembali material yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.

Wilianto Tanta Apresiasi Konsistensi PSMTI Magelang

Wilianto Tanta memberikan apresiasi terhadap keberagaman program yang dijalankan PSMTI Kota Magelang. Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat pengabdian yang konsisten dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Selain Bedah Rumah, Makan Bergizi Gratis, dan program lingkungan, PSMTI Kota Magelang juga aktif menggelar Fun Run, donor darah, kursus Bahasa Mandarin, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Mulai dari Bedah Rumah, Fun Run, Makan Bergizi Gratis, donor darah, kursus Bahasa Mandarin, sampai penyediaan tempat pemilahan sampah plastik. Ini menunjukkan PSMTI Kota Magelang sangat aktif dan konsisten menghadirkan program yang bermanfaat,” katanya.

Menurut Wilianto, keberagaman kegiatan tersebut penting untuk terus dipertahankan karena kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan bantuan sosial, tetapi juga pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan.