PINTU Luncurkan Futures Lite, Sasar Trader Pemula di Pasar Derivatif Crypto

PINTU Luncurkan Futures Lite, Sasar Trader Pemula di Pasar Derivatif Crypto

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Ketiga, setelah posisi terbuka, sistem menampilkan status posisi secara real-time. Pengguna selanjutnya dapat mengatur Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) melalui halaman detail posisi aktif.

PINTU menyebut alur tiga langkah tersebut ditujukan untuk membuat transaksi derivatif crypto lebih mudah dipahami, khususnya bagi pengguna yang baru mencoba instrumen berbasis leverage.

“Kombinasi leverage yang dapat disesuaikan, manajemen risiko otomatis, dan tampilan single-screen yang sederhana menjadi keunikan tersendiri dari fitur Pintu Futures Lite di tengah lanskap trading derivatif crypto di Indonesia,” kata Andy.

Menurut dia, kemudahan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan adopsi sekaligus inklusi trading derivatif crypto di Indonesia.

Perdagangan Derivatif Global Capai US$12,7 Triliun

Peluncuran Pintu Futures Lite berlangsung di tengah tingginya aktivitas perdagangan derivatif crypto secara global.

Berdasarkan laporan 2026 Q2 Crypto Industry Report dari CoinGecko, perdagangan derivatif crypto secara global pada kuartal II 2026 mencapai US$12,7 triliun. Sementara itu, perdagangan spot pada periode yang sama tercatat sebesar US$1,95 triliun.

Di Indonesia, data dari bursa kripto CFX menunjukkan perdagangan pasar derivatif mencapai Rp4,4 triliun per April 2026.

Andy mengatakan PINTU optimistis Futures Lite dapat membantu lebih banyak masyarakat memahami instrumen derivatif crypto secara bertahap dan bertanggung jawab.

PINTU juga akan mengembangkan fitur edukasi terintegrasi dan memperluas pilihan aset yang dapat diperdagangkan melalui Futures Lite.