Labuan Bajo Tetap Terbuka Pascagempa, Kemenpar Imbau Wisatawan Utamakan Keselamatan

Labuan Bajo Tetap Terbuka Pascagempa, Kemenpar Imbau Wisatawan Utamakan Keselamatan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sejumlah wisatawan mancanegara dari Italia, Jerman, Prancis, dan Belanda, termasuk kelompok wisatawan yang memiliki rencana perjalanan ke Labuan Bajo dan Flores, telah mendapatkan informasi mengenai perkembangan kondisi destinasi.

“Informasi yang cepat dan akurat menjadi sangat penting dalam situasi seperti ini. Kita harus menjaga keselamatan wisatawan sekaligus mencegah informasi yang tidak benar menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu,” ujar Widiyanti.

Kemenpar Luruskan Informasi Penutupan Pelayaran

BPOLBF juga berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo untuk mengklarifikasi informasi mengenai penutupan sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo.

Berdasarkan klarifikasi dari otoritas terkait, informasi mengenai penutupan tersebut tidak benar. Adapun imbauan yang berlaku berkaitan dengan potensi gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah Selat Sape bagian selatan.

Kementerian Pariwisata meminta wisatawan tetap mengacu pada informasi resmi dari otoritas berwenang sebelum melakukan perjalanan.

Konektivitas Labuan Bajo Berjalan Normal

Dari sisi konektivitas, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo beroperasi normal sesuai jadwal penerbangan pada 22 Agustus 2026.

Sejumlah pelabuhan yang dipantau juga masih melayani operasional kapal dan penumpang dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan. Layanan angkutan perintis tetap berjalan dan hingga saat ini belum terdapat permintaan deviasi trayek.

Meski demikian, Kementerian Pariwisata mengingatkan wisatawan agar membedakan kondisi Labuan Bajo dengan sejumlah wilayah lain di Flores yang masih membutuhkan penanganan dan asesmen keselamatan lebih lanjut.