Terkini.id, Jakarta - Lowongan kerja atau kerap disingkat loker, saat ini memang selalu menjadi daya tarik setiap orang, khususnya yang tengah jobless atau menganggur. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak perusahaan yang gulung tikar sehingga melakukan pemutusah hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.
Paling tidak, bila bukan di-PHK minimal jam operasional kerja si karyawan dipersingkat alias gajinya dikurangi. Manusiawikah? Memang tidak, tetapi kondisi wabah corona yang sudah dianggap bencana non alam oleh pemerintah, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaksa tidak sedikit perusahaan melakukan hal itu.
Terkait lowongan kerja, belum lama ini dalam akun Instagramnya, @gurugembul, Youtuber dengan nama kanal Guru Gembul yang selalu tampil khas dengan peci di kepalanya itu, menulis soal lowongan kerja dengan nada guyon.
Guyon dimaksud Youtuber yang sering menyebut penggemarnya dengan sebutan “Baraya” atau dalam bahasa Sunda berarti saudara atau keluarga itu, tampak unik karena poster atau gambar lowongan kerja itu sendiri berlangsung pada zaman dulu yang dalam bahasa gaulnya disebut “Jadul”.
Dalam akun Instagramnya, ia mulai menulis, “Bismillah. Inilah lowongan kerja jaman Belanda. Yang minat hubungi saya,” demikian paparnya.
Selanjutnya, Youtuber Guru Gembul yang hingga saat ini masih belum pernah menyebut identitas serta nama aslinya ini menyadur tulisan dalam poster jadul yang diunggahnya. Berikut isinya yang masih dalam bahasa Melayu zaman Belanda:

PENGOEMOEMAN!!!
DAG INLANDER... HAJOO URANG MELAJOE...
KOWE MAHU KERDJA???
GOVERNEMENT NEDERLANDSCH INDIE PERLU KOWE OENTOEK
DJADI BOEDAK ATAOE TJENTENK DI PERKEBOENAN-PERKEBOENAN ONDERNEMING KEPOENJAAN GOVERNEMENT NEDERLANDSCH INDIE.
Djika Kowe Poenya Sjarat dan Njali Berikoet:
Kowe poenja tangan koeat dan beroerat
Kowe poenja njali gede
Kowe poenja moeka kasar
Kowe poenja tinggal di wilajah Nederlandsch Indie
Kowe boekan kerabat dekat pemberontak-pemberontak ataoepoen maling ataoepoen mereka jang soedah diberantas liwat actie politioneel.
Kowe beloem djadi boedak nederlander ataoepoen ondernemer ataoe toean tanah ataoe baron eropah
Kowe maoe bekerdja radjin dan netjes.
KOWE INLANDER PERLOE DATANG KE RAWA SENAJAN DISANA KOWE HAROES DIPILIH LIWAT DJOERI-DJOERI JANG BERTOEGAS.
Keliling rawa senajan 3 kali
Angkat badan liwat 30 kali
Angkat peroet liwat 30 kali
Kowe mesti ketemoe Mevrouw Shanti, Meneer Tomo en Meneer Atmadjaja
Kowe nanti akan didjadikan tjentenk oentoek di Toba, Buleleng, Borneo, Tanamera Batam, Soerabaja, Djakarta en Riaoeeiland.
Governement Nederlandsch Indie memberi oepah
Makan 3 kali perhari dengan beras poetih dari Bangil.
Istirahat siang 1 uur.
Oepah dipotong padjak Governement 40 percent oentoek wang djago.
Pertanggal 31 Maart 1889
Net laat te Zijn Hoor, Batavia 1889
Onder de naam van Nederlandsch Indie
Governor Generaal H.M.S Van den Bergh S.J.J de Gooi
Demikian tulisan Guru Gembul yang menyadur poster jadul yang tampak lawas dan berwarna kekuning-kuningan. Hingga berita ini diturunkan Terkini.id, Minggu 13 Juni 2021, belum diketahui apakah pengumuman lowongan kerja itu benar atau asli pada zamannya, ataukah hanya meme atau guyonan yang bermaksud memancing tawa warganet, khususnya followers atau penggemar Guru Gembul.
Sekadar diketahui, dari penelusuran di mesin pencari Google, tidak banyak yang data yang bisa diperoleh terkait dirinya. Namun, dalam pembahasan-pembahasannya di Youtube, serupa Youtuber cantik Lia Lestari dengan kanal Lia Lestari Journey, ia banyak mengangkat tema unik, aktual, spesifik, bahkan kontroversial.
Beberapa data terkait dirinya hanyalah memuat dirinya yang pernah mengajar atau guru di sekolah negeri dan swasta, dari TK hingga SMA, bahkan perguruan tinggi.
Dari penelusuran Terkini.id pula, hingga Minggu 13 Juni 2021, akun atau kanal Guru Gembul sudah sebanyak 182 ribu subscriber, dengan postingan sekitar 294 video. Adapun video terbaru yang ditayangkannya pada Sabtu 12 Juni 2021 mengangkat tema aktual, “Pajak untuk Sembako Si Miskin, Pengampunan Pajak untuk Si Kaya”. Video ini sendiri ditonton sebanyak 19.432 kali.















