Dukungan serupa disampaikan Ketua PSMTI Sulbar Iming Wijaya. Ia menilai Wilianto menunjukkan kinerja yang sangat baik selama memimpin organisasi.
"Saya melihat hasil kerja dari Pak Wilianto Tanta selama memimpin PSMTI sangat-sangat luar biasa dan saya mewakili Provinsi Sulbar menerima LPJ dari Pak Wilianto Tanta. Selanjutnya kami harapkan Pak Wilianto bisa kembali menjadi ketua PSMTI 2026-2030," ujarnya.
Wilianto Dorong PSMTI Lebih Adaptif
Selain menyatakan kesediaan maju kembali, Wilianto juga menyampaikan gagasan untuk membawa PSMTI lebih adaptif menghadapi perubahan zaman.
Salah satu usulan yang disampaikannya adalah penyesuaian terhadap istilah "sosial" dalam nama PSMTI.
Menurut Wilianto, perubahan zaman membutuhkan organisasi yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat.
"Harapan saya, kalau kita ingin PSMTI ini tiga kali lebih baik ke depan, maka saya mengajukan usulan sesuai hasil Rapim yang ada kemarin agar kata sosial ini perlu kita ubah, karena zaman sudah berubah," ujarnya.
Meski mengusulkan perubahan istilah tersebut, Wilianto menegaskan nama PSMTI sebagai identitas organisasi tetap dipertahankan.
"Nama PSMTI ini tetap kita pertahankan sampai kiamat pun dunia, kita tidak akan merubah nama PSMTI. Harapan saya kita bulat satu suara kata sosial ini kita ubah. Kenapa saya katakan kita ubah, karena kondisi zaman sekarang sudah berbeda," katanya.
PSMTI berdiri pada 28 September 1998 dan kini memiliki jaringan kepengurusan di berbagai wilayah Indonesia. Organisasi ini menjalankan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sosial, kemanusiaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
Rekam Program Sosial PSMTI
Selama memimpin PSMTI periode 2022-2026, Wilianto menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan di sejumlah daerah.















