“Koper yang berjumlah sekitar 20-an koper. Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” kata Budi.
KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan untuk menentukan status hukum masing-masing.
Lampri merupakan pejabat eselon I Kementerian ATR/BPN yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR).
Ia lahir pada 10 April 1970 dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang pertanahan serta hukum.
Lampri menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dan memperoleh gelar A.Ptnh. Ia kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.).
Perjalanan Karier Lampri
Karier Lampri di lingkungan Kementerian ATR/BPN dimulai dari sejumlah jabatan di daerah.
Sebelum 2019, ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Pada Oktober 2019, Lampri dipercaya menjadi Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya II. Jabatan tersebut diembannya hingga Maret 2023.















