Terkini.id, Jakarta - Berjalan kaki sejauh 4 kilometer, murid kembar ini sering terlambat ke sekolah. Setiap anak diajarkan untuk selalu mengejar cita-cita agar kelak dapat menjadi manusia yang berguna, tidak hanya bagi keluarga mereka sendiri, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Sehingga, itulah yang menyebabkan mengapa bersekolah itu penting.
Begitu pula yang terjadi pada Indah dan Ifa, murid kelas tiga dari SDN 12 Nunukan yang tinggal di pemukiman Jalan Sei Banjar, Desa Binusan Dalam, Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara.
Anak kembar tersebut selalu kompak dalam segala hal, mulai dari penampilan dan hal unik lainnya, termasuk bersama-sama ke sekolah.
Sayangnya, ada satu hal yang membuat miris dan kasihan, karena keduanya sering terlambat ke sekolah karena harus berjalan kaki. Pasalnya, rumah si kembar ini hingga menuju sekolah mereka cukup jauh, yaitu sekitar empat kilometer. Setiap hari, mereka berdua kompak berjalan bersama
Menurut Indah sang kakak, mereka memang kadang diantar kadang berjalan kaki. Itu semua tergantung faktor cuaca dan kendaraan yang akan mereka tumpangi. Sementara itu, sulitnya medan yang dilewati menjadi faktor utama Indah dan Ifa sering terlambat datang ke sekolah.
Orang tua Indah dan Ifa saat dikonfirmasi wartawan, seperti dilansir dari rri.co.id, Senin 22 Juni 2021, mengaku memang kesulitan saat harus mengantar mereka ke sekolah dengan menggunakan kendaraan roda dua lantaran faktor keamanan, sebab kondisi jalan yang buruk ke sekolah anak kembarnya.
“Saya sebagai orang tua mereka, ya inginya anak-anak bisa sekolah dengan baik. Tapi kondisi jalan yang kadang buruk bahkan tidak bisa dilewati menjadi sebuah paksaan untuk mereka berjalan kaki ke sekolah," ungkap Muhammad Ramdani (39), sang ayah dari si kembar identik tersebut.
Pria yang sehari-harinya bekerja di kebun ini mengaku hanya dapat menerima keadaan itu dengan lapang dada.
“Mau gimana lagi, kita terbatasnya di situ. Kalau saja jalan baik mungkin mereka tidak akan terlambat,” bebernya.
Pembukaan badan jalan yang sedang digarap personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kini menjadi solusi yang baik bagi mereka.
Ramdani mengucapkan banyak terima kasih atas dibukanya akses jalan itu. Selain mempermudah jalan, juga dapat mempersingkat waktu ke sekolah anak kembarnya. Kini Indah dan Ifa tidak pernah lagi terlambat datang ke sekolah untuk belajar.















