Terkini - Kuasa hukum Saka Tatal, Farhat Abbas mengungkap penyebab kematian Vina Cirebon dan kekasihnya Eky.
Menurut Farhat Abbas, penyebab kematian Vina Cirebon dan Eky bukan lantaran ditusuk samurai, melainkan karena luka benturan di kepala korban.
Hal itu diungkapkan Farhat Abbas usai melaporkan ayah almarhum Eky, Iptu Rudiana ke Polresta Cirebon lantaran diduga telah merekayasa penyebab kematian dua korban dalam kasus Vina Cirebon itu.
"Penyebab kematiannya bukan tusukan, tapi hanya benturan di kepala," kata Farhat Abbas saat diwawancara wartawan di halaman Mapolresta Cirebon Kota, dikutip terkini dari tayangan kanal YouTube tvOneNews, Senin, 17 Juni 2024.
Farhat pun menduga Iptu Rudiana telah merekayasa penyebab kematian Vina dan Eky lantaran yang bersangkutan sudah langsung tahu bahwa kedua korban dibunuh oleh 11 orang.
Selain itu, kata Farhat, Rudiana juga sudah langsung tahu bahwa korban meninggal karena luka tusukan samurai.
"Seolah-olah dia langsung tahu bahwa yang membunuh itu 11 orang, kemudian yang mengakibatkan kematian adalah hasil tusukan samurai dan luka segala macam, tapi berbeda dengan apa yang terjadi," tuturnya.
Lantaran dugaan rekayasa yang diduga dilakukan oleh Iptu Rudiana, 8 orang terpidana kasus Vina Cirebon yang ditangkap pada 2016 silam mengalami luka bonyok di sekujur tubuh mereka lantaran disiksa aparat.
"Justru yang terjadi kedelapan orang itu bonyok-bonyok semua, lebih bonyok daripada mayat," ungkap Farhat.
Lebih lanjut, Farhat pun menegaskan bahwa pelaporan pihaknya terhadap Rudiana bukan untuk memenjarakan ayah almarhum Eky itu, melainkan untuk keadilan.















