Refly Harun Ungkap Kronologi Pembubaran Paksa Diskusi di Mampang, Ada Tuntutan dari Massa Pelaku

Refly Harun Ungkap Kronologi Pembubaran Paksa Diskusi di Mampang, Ada Tuntutan dari Massa Pelaku

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini - Pakar hukum, Refly Harun mengungkap kronologi kejadian pembubaran paksa diskusi yang dihadirinya di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 28 September 2024 pagi.

Diskusi tersebut tak hanya dihadiri oleh Refly Harun, melainkan juga hadir sejumlah tokoh nasional lainnya, yakni mantan ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Refly Harun menceritakan, saat dirinya sudah tiba di lokasi acara, sudah ada kelompok massa yang melakukan aksi demo di sekitar lokasi kegiatan.

Ketika acara hendak dimulai, kata Refly, mendadak sejumlah massa itu masuk ke ruangan tempat berlangsungnya kegiatan tersebut dan melakukan pengrusakan.

"Jam 09.00 WIB saya datang, sudah ada orang yang berorasi. Ketika acara mau dimulai, tiba-tiba masuk sekelompok orang itu ke venue membubarkan acara dengan melakukan perusakan," kata Refly Harun saat dikonfirmasi wartawan.

Pihak massa tersebut, kata Refly, mendesak agar acara diskusi itu tidak dilanjutkan. Hal itu ia ketahui berdasarkan informasi dari pihak hotel tempat berlangsungnya acara itu.

"Acara belum dimulai, ada semacam tuntutan dari mereka agar acara tidak dilakukan. Pihak hotel menyampaikan itu ke kita," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Edy Purwanto juga membeberkan kronologi insiden tersebut.

Edy mengungkapkan, ketika diskusi itu berlangsung, di lokasi yang sama juga ada aksi unjuk rasa Aliansi Cinta Tanah Air.

Menurutnya, sejak pagi kepolisian telah bersiap untuk mengamankan kegiatan unjuk rasa yang dimulai pukul 09.00 WIB di depan Hotel Grand Kemang