Daya tarik kawasan ini semakin kuat seiring pesatnya pembangunan infrastruktur, termasuk kehadiran Five Dock Metro Station yang berjarak sekitar 1,1 kilometer dari lokasi proyek, serta Burwood Metro Station yang berjarak sekitar 800 meter dan memberikan akses cepat ke Sydney CBD.
“Konektivitas transportasi yang unggul memungkinkan penghuni menikmati kemudahan akses langsung, termasuk halte bus tepat di depan kawasan,” tambah Iwan.
Pertumbuhan pasar residensial Five Dock juga ditopang oleh penerapan prinsip Transit Oriented Development (TOD) serta tingginya permintaan dari investor lokal dan internasional, termasuk investor high net worth asal Indonesia yang membidik pasar properti Australia yang stabil dan transparan.
Kolaborasi Visioner Berskala Kota
Proyek ini merupakan kolaborasi Iwan Sunito dengan arsitek kelas dunia Koichi Takada. Untuk pengembangan master plan, One Global Capital juga menggandeng PTI Architect Indonesia bersama Buchan Australia.
Iwan menyebut proyek Five Dock akan menjadi pengembangan terbesar sepanjang 25 tahun kariernya.
“Proyek ini akan tiga kali lebih besar dibanding Infinity di Green Square. Kami tidak sekadar membangun gedung, tetapi menciptakan sebuah kota di dalam kota,” tuturnya.
Koichi Takada menjelaskan bahwa proyek ini mengusung pendekatan biophilic design.
“Arsitektur dirancang menyatu dengan alam, menghadirkan ruang publik hijau, pencahayaan alami optimal, sirkulasi udara yang baik, serta orientasi ke arah perairan untuk mendukung kesejahteraan dan keberlanjutan,” ungkapnya.
Managing Director PTI Architect, Doddy Tjahjadi, menilai proyek ini sebagai tonggak penting bagi arsitek Indonesia di kancah global.















