Terkini, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 1 April 2026 akan didominasi hujan dengan berbagai intensitas, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Potensi hujan yang meluas tersebut dipicu oleh aktivitas dinamika atmosfer berupa sirkulasi siklonik yang terpantau di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
Selain itu, terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi turut meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di berbagai wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.
Sirkulasi Siklonik Picu Cuaca Signifikan
BMKG memantau adanya sirkulasi siklonik yang terbentuk di perairan utara Kalimantan Barat dan Samudra Pasifik utara Papua.
Sistem ini menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan angin atau konvergensi serta pertemuan massa udara atau konfluensi di wilayah sekitarnya yang berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan.
Daerah konvergensi diprakirakan memanjang di sejumlah wilayah, antara lain Aceh dan perairan barat Aceh, Sumatera Barat hingga Riau, Lampung dan perairan utara Jawa Tengah hingga Banten, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, Maluku hingga Laut Arafuru, serta Samudra Pasifik utara Papua.
Sementara itu, daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan utara Aceh, pesisir timur Lampung, Selat Sunda, pesisir selatan Kalimantan, Maluku dan Laut Seram, serta Papua dan Laut Arafuru.
Kombinasi kondisi atmosfer tersebut meningkatkan suplai uap air di atmosfer yang berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan secara intensif di berbagai wilayah Indonesia.
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
BMKG mengingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah, yaitu Sumatera Barat, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.















