Komisi XII juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak dan sesuai peruntukannya, guna menjaga stabilitas pasokan energi nasional, khususnya di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.
Dalam kesempatan yang sama, PT Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa proses pengadaan serta distribusi BBM dan LPG berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Perusahaan juga telah menyiapkan langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan global, termasuk risiko dari jalur strategis energi internasional.
“Mitigasi sudah disiapkan, sehingga suplai minyak mentah maupun BBM tetap aman dan tidak terganggu,” ungkap perwakilan Pertamina dalam rapat tersebut.
Bambang menambahkan, dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, ketahanan energi menjadi isu strategis yang memerlukan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat.
“Kami berharap ada kesadaran bersama. Ketahanan energi adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga, terutama di tengah situasi global seperti saat ini,” pungkasnya.














