Pesawat Boeing 737 Nyaris Celaka, Drone Masuk Jalur Penerbangan

Pesawat Boeing 737 Nyaris Celaka, Drone Masuk Jalur Penerbangan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini — Sebuah insiden udara yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan terjadi di wilayah udara San Diego, Amerika Serikat, ketika sebuah pesawat komersial jenis Boeing 737 milik United Airlines dilaporkan mengalami kontak fisik dengan objek yang diduga drone.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu pagi waktu setempat saat penerbangan United Airlines nomor 1980 berada di ketinggian sekitar 3.000 kaki atau sekitar 900 meter, dalam fase mendekati pendaratan setelah lepas landas dari San Francisco sekitar 90 menit sebelumnya.

Berdasarkan rekaman komunikasi antara pilot dan menara pengawas lalu lintas udara di San Diego, pilot melaporkan adanya objek mencurigakan di sekitar pesawat beberapa saat sebelum insiden terjadi.

“Saya yakin baru saja melihat objek kecil berwarna merah, sekitar 1.000 kaki di bawah kami di sebelah kanan,” ujar pilot dalam komunikasi radio.

Tak lama kemudian, pilot kembali memberikan keterangan bahwa objek tersebut sangat kecil, berwarna merah, dan tampak mengkilap, sehingga sulit diidentifikasi secara pasti.

Menanggapi laporan tersebut, pihak maskapai United Airlines mengonfirmasi adanya indikasi pertemuan dengan benda asing di udara, yang diduga kuat merupakan drone. Namun demikian, maskapai memastikan bahwa penerbangan tetap berjalan aman hingga mendarat.

“Penerbangan United 1980 melaporkan adanya potensi drone sesaat sebelum tiba di San Diego,” tulis pihak maskapai dalam pernyataan resminya.

Pesawat yang mengangkut 48 penumpang dan enam awak tersebut berhasil mendarat dengan selamat dan seluruh penumpang turun secara normal di gerbang kedatangan.

Tim teknisi kemudian melakukan inspeksi menyeluruh terhadap pesawat dan tidak menemukan kerusakan pada badan pesawat.

“Tim pemeliharaan kami tidak menemukan kerusakan setelah pemeriksaan menyeluruh,” lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, Federal Aviation Administration (FAA) kembali menegaskan bahwa penggunaan drone di wilayah udara memiliki aturan ketat.

Operator drone dilarang menerbangkan perangkat di atas ketinggian 400 kaki tanpa izin khusus serta wajib menghindari area sekitar bandara.

Pelanggaran terhadap aturan ini dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan serius, terutama jika terjadi interaksi langsung dengan pesawat komersial.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan drone, seiring meningkatnya aktivitas perangkat udara tanpa awak di berbagai wilayah, termasuk di sekitar jalur penerbangan padat.