Di kelas Supersports (SS) 600, pebalap AHRT Herjun Atna Firdaus tampil agresif bersama Honda CBR600RR.
Start dari posisi ketujuh pada race pertama, Herjun berhasil menembus grup depan dan nyaris meraih podium setelah finis di posisi keempat.
Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, juga mampu tampil kompetitif meski belum dalam kondisi fisik terbaik akibat insiden saat sesi kualifikasi. Arbi berhasil menyelesaikan race pertama di posisi ketujuh.
Namun pada race kedua, Herjun mengalami insiden terjatuh pada lap keempat sehingga gagal melanjutkan balapan. Sementara Arbi tetap tampil konsisten dan menutup race di posisi kedelapan.
Adenanta Terus Berkembang di ASB1000
Sementara di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M. Adenanta Putra yang menjalani musim debut bersama Honda CBR1000RR-R terus menunjukkan progres positif.
Pada race pertama, Adenanta berhasil finis di posisi kesembilan setelah mampu menjaga ritme balap di tengah persaingan ketat.
Di race kedua, pebalap asal Magetan, Jawa Timur, itu meningkatkan performanya dan berhasil finis di posisi ketujuh.
“Putaran kedua ini sangat menantang bagi saya. Saya masih membangun kepercayaan diri pada area depan motor, terutama saat menikung. Tapi saya yakin ini bagian dari proses belajar dan saya ingin kembali lebih kuat di Motegi,” kata Adenanta.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, mengapresiasi perjuangan seluruh pebalap AHRT yang mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balap di Buriram.














