Imam Shamsi Ali Terima UMY Awards 2026, Dinilai Berperan dalam Diplomasi Perdamaian

Imam Shamsi Ali Terima UMY Awards 2026, Dinilai Berperan dalam Diplomasi Perdamaian

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Ia juga menjabat sebagai Presiden Nusantara Foundation yang tengah membangun pesantren pertama di Amerika Serikat.

Selain itu, Shamsi Ali pernah dipercaya menjadi Imam Besar Islamic Center of New York pada periode 2002–2014.

Namanya semakin dikenal secara internasional pascatragedi 11 September 2001. Saat itu, ia aktif menyuarakan pesan perdamaian dan mendampingi Presiden Amerika Serikat dalam kunjungan pertama ke Ground Zero, sekaligus mewakili komunitas Muslim dalam doa nasional.

Atas kiprahnya, Shamsi Ali pernah masuk dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia versi Georgetown University dan The Royal Islamic Strategic Studies Centre Yordania pada periode 2010 hingga 2014.

Nurmandi menilai dedikasi Shamsi Ali di luar negeri menjadi bukti penting kontribusi diaspora Indonesia di tingkat global.

“Tidak banyak orang Indonesia yang mau tinggal lama di luar negeri. Pak Shamsi Ali ini luar biasa, putra Kajang yang menjadi imam di New York. Imam di sana bisa dikatakan memiliki posisi sosial yang sangat strategis,”tandasnya.