BNI Sebut Kenaikan BI Rate Penting untuk Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi

BNI Sebut Kenaikan BI Rate Penting untuk Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan layanan perbankan digital, peningkatan pengalaman nasabah, hingga percepatan proses kredit yang tetap mengedepankan prinsip prudent banking.

Selain itu, perseroan memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan manajemen risiko yang disiplin untuk menjaga kualitas aset dan ketahanan bisnis.

BNI secara konsisten memantau portofolio kredit, profil risiko, kondisi likuiditas, serta perkembangan ekonomi dan pasar sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko yang berkelanjutan.

"Kami terus memperkuat governance, manajemen risiko, dan kapabilitas digital agar tetap mampu memberikan layanan terbaik kepada nasabah sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Dengan fondasi yang kuat tersebut, BNI optimistis dapat terus mendukung sektor riil dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Okki.

Ke depan, BNI akan terus mencermati perkembangan makroekonomi dan arah kebijakan moneter guna memastikan strategi bisnis tetap adaptif terhadap berbagai tantangan.

Dengan dukungan permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, serta pengelolaan risiko yang prudent, perseroan optimistis dapat menjaga kinerja berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.