Sebagai bank pertama milik Republik Indonesia, BNI juga memiliki peran penting dalam sejarah penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa.
Sejak saat itu, BNI terus tumbuh mengikuti perjalanan Indonesia, mulai dari masa awal kemerdekaan hingga berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.
Dalam perjalanannya, BNI hadir dalam berbagai kebutuhan masyarakat lintas generasi, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha, investasi, hingga masa pensiun.
Perseroan juga terus memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan kantor cabang, layanan digital, dan Agen46 yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia.
Transformasi Digital Tetap Berakar pada Pelayanan
Mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat, BNI terus bertransformasi dari layanan perbankan konvensional berbasis tatap muka menjadi institusi keuangan modern yang mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek pelayanan.
Transformasi tersebut tetap berakar pada semangat “Melayani Sepenuh Hati”, sehingga setiap inovasi yang dihadirkan tetap berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan nasabah.
“Namun di balik berbagai perubahan tersebut, satu hal yang tetap sama adalah semangat pengabdian BNI kepada negeri. Strategi dan teknologi akan terus berkembang mengikuti zaman, tetapi nilai-nilai Swadharma Bhakti Nagara akan selalu menjadi kompas yang menuntun setiap langkah kami dalam melayani Indonesia,” kata Putrama.
Sejalan dengan semangat tersebut, program “Terus Ada, Ada Terus” dihadirkan dengan berbagai penawaran dan manfaat bagi nasabah melalui produk serta layanan BNI.
Program itu menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus penegasan bahwa BNI terus hadir dalam berbagai tahap kehidupan masyarakat.















