Special Screening Film Akal Imitasi Tuai Pujian, Angkat Peran Guru di Era Kecerdasan Buatan

Special Screening Film Akal Imitasi Tuai Pujian, Angkat Peran Guru di Era Kecerdasan Buatan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, JakartaFilm Akal Imitasi resmi diperkenalkan kepada publik melalui Special Screening di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Film produksi DL Entertainment ini mengangkat tema pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan sekaligus menegaskan bahwa teknologi tidak akan mampu menggantikan peran guru sebagai pendidik, pembimbing, dan pembentuk karakter.

Mengusung isu yang relevan dengan perkembangan teknologi, Akal Imitasi menawarkan sudut pandang berbeda mengenai hubungan manusia dengan kecerdasan buatan.

Film ini mengajak masyarakat melihat AI sebagai alat yang dapat membantu proses pembelajaran, namun tetap menempatkan interaksi antarmanusia sebagai fondasi utama pendidikan.

Direktur Film, Animasi, dan Video Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Doni Setiawan, memberikan apresiasi terhadap kehadiran film tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat menjadi warna baru dalam industri perfilman nasional.

Ia juga memaparkan perkembangan positif perfilman Indonesia yang terus menunjukkan tren peningkatan penonton.

"Pada 2025, sebanyak 82,9 juta orang menonton film Indonesia di bioskop. Kehadiran Akal Imitasi semakin memperkaya khazanah perfilman nasional dan kami sangat mendukung," kata Doni.

Menurutnya, industri film membutuhkan keberagaman tema agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Selain animasi, aksi, hingga science fiction, tema yang diangkat DL Entertainment melalui Akal Imitasi merupakan sesuatu yang baru dan menunjukkan keberanian sineas Indonesia mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Produser DL Entertainment Liani Kawati mengatakan Akal Imitasi dipersembahkan sebagai kado Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli.