Kemenpar Siapkan Rp1,51 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi Pariwisata Tahun 2027

Kemenpar Siapkan Rp1,51 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi Pariwisata Tahun 2027

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Sementara itu, anggaran Deputi Bidang Industri dan Investasi naik dari Rp21,69 miliar menjadi Rp26,33 miliar.

Anggaran Tugas Pembantuan juga meningkat dari Rp17,86 miliar menjadi Rp19,76 miliar. Kebijakan ini diarahkan untuk mendukung pemerataan pembangunan sektor pariwisata di seluruh provinsi.

Sejumlah program unggulan yang akan diperkuat pada 2027 mencakup Peningkatan Keselamatan Berwisata, Desa Wisata, Pariwisata Berkualitas, Event by Indonesia, serta Tourism 5.0.

Pada sektor destinasi, bantuan pemerintah untuk peningkatan amenitas dan aksesibilitas ditargetkan meningkat dari 92 unit pada 2026 menjadi 150 unit pada 2027.

Sementara program peningkatan keselamatan berwisata direncanakan berlangsung di 24 lokasi.

Digitalisasi Pariwisata Diperkuat

Kemenpar juga mendorong transformasi digital melalui pengembangan Sistem Informasi Kepariwisataan Nasional (SISPARNAS) dan Jaringan Desa Wisata (JADESTA).

Melalui JADESTA, pemerintah menargetkan tersedianya lebih dari 6.300 data dan informasi desa wisata. Adapun SISPARNAS diarahkan untuk menyediakan data atraksi pariwisata yang tersebar di 38 provinsi.

Penguatan sistem informasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas data sekaligus mendukung pengambilan kebijakan dan pengembangan destinasi pariwisata yang lebih terarah.

Target Wisman hingga 19,1 Juta Kunjungan