Kebijakan anggaran 2027 juga diarahkan untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi nasional.
Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 17,6 juta hingga 19,1 juta kunjungan pada 2027. Selain itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ditargetkan mencapai 1,28 miliar perjalanan.
Dari sisi investasi, sektor pariwisata ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp71 triliun, dengan target devisa pariwisata mencapai US$25,5 miliar hingga US$28,6 miliar.
Sebagai gambaran kinerja, pada Semester I 2026 sektor pariwisata telah mencatat 7,45 juta kunjungan wisman, devisa pariwisata sebesar US$8,43 miliar, serta 0,63 miliar perjalanan wisnus. Investasi sektor pariwisata pada periode yang sama mencapai Rp39,68 triliun.
Widiyanti menegaskan, seluruh program yang dirancang akan diarahkan pada pembangunan sektor pariwisata yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh program yang direncanakan dapat dijalankan dengan baik dan akuntabel untuk membangun pariwisata nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Widiyanti.















