Pesawat Garuda GA500 Kembali ke Jakarta akibat Asap Karhutla di Pontianak

Pesawat Garuda GA500 Kembali ke Jakarta akibat Asap Karhutla di Pontianak

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jakarta — Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA500 rute Jakarta–Pontianak terpaksa kembali ke Bandara Soekarno-Hatta setelah kondisi cuaca dan jarak pandang di Bandara Supadio, Pontianak, berada di bawah batas minimum operasional.

Gangguan jarak pandang tersebut berkaitan dengan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan.

Corporate Communications Division Head PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Dicky Irchamsyah mengatakan, penerbangan GA500 kembali ke Jakarta pada Rabu (2/9) setelah sebelumnya berangkat dari Jakarta menuju Pontianak.

“Dapat kami sampaikan bahwa penerbangan GA500 Jakarta-Pontianak pada Rabu (2/9) melakukan penyesuaian operasional sehubungan dengan kondisi cuaca dan jarak pandang di Bandara Supadio yang berada di bawah batas minimum operasional,” kata Dicky.

Pesawat tersebut kembali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 10.13 WIB.

Setelah kondisi di Bandara Supadio dinilai memungkinkan, penerbangan GA500 kembali diberangkatkan dari Jakarta pada pukul 12.51 WIB. Pesawat kemudian tiba di Bandara Supadio Pontianak pada pukul 14.25 WIB.

Dicky menegaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penerbangan, khususnya kondisi cuaca dan jarak pandang di bandara tujuan.

“Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia dalam mengedepankan keselamatan penerbangan, disertai pemantauan kondisi cuaca dan koordinasi intensif dengan otoritas terkait,” ujarnya.

Sejumlah Penerbangan Terdampak Asap Karhutla

Gangguan jarak pandang akibat asap karhutla sebelumnya juga berdampak terhadap sejumlah penerbangan di wilayah Indonesia bagian barat.