Terkini.id, Jakarta - Biarin dibilang pelit, ini beberapa hal yang gak boleh dipinjamkan ke orang lain. Membantu sesama manusia, apalagi teman baik memang sudah sepatutnya dilakukan. Ini berarti, seseorang memiliki hati yang berbudi dengan menyandang status sebagai makhluk sosial yang baik.
Atas dasar itulah, biasanya kita akan sangat toleran, bersikap baik dengan teman bahkan kepada orang lain yang mungkin baru dikenal di media sosial. Tentu, banyak alasan mengapa kita harus menolong orang lain, di antaranya merasa kasihan, solidaritas, ataupun bersifat lebih pribadi yaitu rasa suka atau cinta.
Kendati demikian, walaupun niatnya baik tetap saja harus ada batasan-batasan yang mesti dipatuhi kalau tidak ingin menyesal di kemudian hari. Seperti dikutip dari Suara.com, jejaring Terkini.id, berikut bebera hal yang dapat merugikan diri sendiri:
Menjaminkan Nama untuk Pengajuan Utang Orang Lain
Ini sangat penting untuk diperhatikan. Mau ia teman dekat ataupun saudara, hindari meminjamkan nama untuk utang orang lain, dengan meminjamkan KTP atau hanya sekadar menjadi referensi orang dekat ketika orang lain mengajukan pinjaman. Pasalnya, nama Anda akan terus melekat pada pinjaman tersebut, kendati bukan Anda yang meminjam.
Ada banyak kerugian yang bisa dialami akibat meminjamkan nama. Misalnya, kalau orang yang Anda pinjami itu bukan tipe pembayar utang tepat waktu, maka jelas Andalah yang bakal ditagih pihak kreditur. Bahkan untuk kasus peminjaman uang, jika orang yang meminjam tidak kunjung membayar, Anda bisa masuk blacklist atau daftar hitam Bank Indonesia (BI), hingga dipanggil di pengadilan. Seram banget kan?
Andaikan orang itu marah karena Anda menolak meminjamkan nama, ya sudah. Itu urusan dirinya sendiri. Anda punya hak untuk menolak. Jangan karena merasa tidak enak hati, malah Anda yang pusing nantinya. Pasalnya, kejadian seperti ini sudah banyak terjadi.
Meminjamkan Kartu Kredit
Misalnya, teman minta dibayarkan cicilan nol persen dari smarphone yang ia beli dengan kartu kredit Anda. Selanjutnya, teman Anda itu akan mencicil setiap bulannya ke rekening Anda. Memang sih, ada orang yang bertanggung jawab selalu mencicilnya tepat waktu sampai lunas. Bersyukurlah yang pernah menemukan tipe orang jujur seperti ini.
Akan tetapi, banyak pula yang kena apes. Orang lain yang beli barang, Anda yang harus bayar lantaran teman Anda itu lepas tanggung jawab. Kalau sudah begini, mau protes ke mana? Karena kartu kreditnya kan atas nama kamu?
Meminjamkan Bukti Kepemilikan Aset
BPKB motor atau mobil, surat tanah atau rumah, hingga SK PNS atau pensiunan, jaga baik-baik! Jangan dipinjamkan dengan alasan apapun. Karena surat-surat itu sangat berharga, bisa dijual atau digadaikan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Foto Selfie dengan KTP
Saat ini proses verifikasi online banyak menggunakan selfie dengan KTP. Usahakan saat mengambil selfie, jangan menggunakan smartphone orang lain. Gunakan smartphone Anda sendiri untuk menjamin data-data Anda sehingga tidak disalahgunakan.
Rekening Bank
Meminjamkan nomor rekening Anda agar teman bisa menerima transferan, juga sangat berisiko. Sebaiknya mulai sekarang hindari. Pasalnya, nomor rekening Anda bisa disalahgunakan untuk transfer uang hasil penipuan atau hasil kejahatan lainnya. Repot nantinya kalau Anda tidak tahu apa-apa tetapi harus berurusan dengan polisi.
Sejatinya, menolong orang lain memang boleh-boleh saja, dan sudah sepatunya dilakukan. Tetapi, untuk poin-poin di atas, Anda harus bersikap tegas. Bukan pelit, namun sudah banyak kejadian pertemanan menjadi rusak lantaran penyalahgunaan hal-hal tadi. Malah, hubungan keluarga akan jadi hancur akibat urusan pinjam-meminjam seperti tadi.
Nah, menurut Anda hal apa lagi yang sebaiknya tidak dipinjamkan ke orang lain selain kelima hal tadi?















