Terkini.id - Rumah pintar (smart home) Anda adalah harta benda penting Anda yang bersifat futuristik. Maksudnya, rumah pintar didesain untuk semakin memudahkan Anda dan anggota keluarga Anda dalam menggunakan segala peralatan elektronik yang tersedia di rumah Anda, seperti kulkas pintar, tv pintar, bohlam pintar dan lain sebagainya.
Dan bagaimanapun juga rumah pintar dan canggih Anda ternyata tidak kebal dari serangan para pencuri data dan hacker. Iya, ketika kamer dapat diretas untuk memata-matai Anda, microphone pada speaker pintar dapat dimanipulasi dengan laser-laser, dan seluruh sistem keamanan dapat dikompromikan dengan sebuah colokan pintar, maka ini bisa dimengerti apabila Anda merasa berat hati menyambungkan rumah Anda ke jaringan internet.
Tidak hanya ancaman dari para peretas/hacker, kulkas pintar atau peralatan elektronik Anda pun dalam menampilkan sebuah error pada sertifikat keamanan. Error tersebut mungkin saja terjadi ketika nama yang umum dari sertifikat keamanan situs ternyata tidak sesuai dengan domain.
Kulkas Anda mungkin tidak mengalami masalah apapun dan error pada sertifikat bukan suatu masalah besar. Namun lagi-lagi penting diketahui bahwa ada risiko-risiko privasi dan keamanan yang real ketika Anda menghubungkan alat-alat rumah tangga Anda ke jaringan internet.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk membuat rumah pintar Anda menjadi lebih Aman. Lalu bagaimana caranya?
1. Silahkan baca ulasan sebelum membeli produk apapun
Anda dapat membaca berbagai ulasan yang jujur dan obyektif yang ditulis oleh para profesional dan pengguna alat-alat rumah tangga pintar yang hendak Anda beli. Misalnya saja ketika Anda berencana untuk membeli bohlam pintar dengan merek tertentu, maka Anda dapat membaca ulasan-ulasan apa yang pernah mereka alami saat menggunakan bohlam tersebut. Jika ternyata banyak ulasan yang buruk, maka segera tinggalkan merk bohlam itu.
Anda juga dapat mencari tahu sejarah perusahaan yang memproduksi bohlam tersebut. Seperti Anda ketahui, perangkat pintar adalah sebuah pasar yang muncul baru-baru ini, dan ternyata banyak perangkat pintar yang dijual ke pasar tanpa melalui tahapan uji coba yang cukup.
2. Silahkan ubah kata kunci default Anda
Anda tentu lebih suka menggunakan kata sandi (password) yang simpel, mudah diingat dan gampang ditebak. Maka demi keamanan pada perangkat elektronik pintar Anda, silahkan buat saja kata sandi yang panjang, kuat dan sulit untuk ditebak, lalu simpan kata sandi tersebut di sebuah pengelola kata sandi. Dan jika memungkinkan, silahkan saja ganti kata sandi Anda secara berkala.
3. Silahkan ulas pengaturan privasi dan keamanan
Kadang-kadang, Anda dapat membatasi berapa banyak data yang dihimpun, disimpan, atau ditransmisikan oleh sebuah perangkat elektronik pintar Anda. Anda bisa juga memilih keluar dari membagikan beberapa atau seluruh data Anda dengan para pengiklan pihak ketiga. Silahkan periksa pengaturan privasi dan keamanan Anda untuk melihat apa yang tersedia. Anda harus mengulas opsi-opsi ini tidak hanya untuk perangkat pintar yang baru Anda tapi juga perangkat yang pernah Anda miliki seandainya opsi-opsi yang baru telah muncul melalui update-update sejak Anda pertama kali membeli produk itu.
4. Silahkan periksa pengaturan keamanan router Anda
Sebagian besar perangkat pintar Anda akan menggunakan router Anda untuk menjadi online, yang akan membuat data rumah pintar Anda terbuka untuk dilihat jika seorang peretas/hacker menerobos masuk ke router Anda. Oleh karena itu silahkan perkuat keamanan router Anda dengan mengubah kode login dan menggunakan kata sandi yang panjang, rumit dan tentunya unik.
Dan karena rumah pintar itu selalu terhubung secara bersamaan dengan jaringan internet, maka diperlukan kecepatan internet yang bagus untuk dapat menggunakan alat-alat pintar itu di rumah Anda. Untuk itu, Anda dapat mengecek kecepatan internet Anda salah satunya dengan menggunakan ip saya. Selain itu, ipsaya juga secara umum dapat digunakan untuk memeriksa informasi terkait jaringan internet via online.















